BAB I MURIN

ALERT: BACA SAMBIL DENGERIN "BORN SLIPPY (NUXX)" BY UNDERWORLD



Bengkel, reparasi

Malam, penuh nafsi

Warteg, masak nasi

Kampus, orasi

Ruang kelas, orang-orang berwajah pucat pasi 

Lorong panjang, basa-basi yang sudah basi

Masjid, pualam suci yang gemar bikin meringis

Dunia, panggung akustik manusia haus empiris


Murin terduduk dalam helaan nafasnya yang tertahan bau oli, timah, amis. Peluh sebesar biji ketapang (eh, bujug!) membingkai paras kucal itu dengan seksama. Busi-busi hitam tergeletak nanar di telapak tangan, menunggu diapa-apakan (ya apa kali bingung coy!) Rambut hitamnya yang tersimpul dalam genggaman ikat rambut (dibaca: scrunchie) menggeliat hebat, ia semakin terlihat ricuh dengan penampilan serampangan itu. 

"Gw masih cakep." ujar Murin dalam sepersekian detik pada dirinya sendiri. Mengevaluasi katharsis dari quotes idola korea kesayangan yang dibacanya pekan lalu.

Murin bukan teknisi, bukan pula montir. Dia hanya terpaksa berlutut dengan kapitalis yang geragas macam orang kaya yang ngaku owner perusahaan tambang. Baginya, this world is too chaotic these days, that's why she doesn't care about pursuing education in humanities field, where people often said "it is difficult to get a job."

Perkara kutu loncat bukan apa-apa, Murin tuh cuma mau mengerti dunia dan segala isinya!!!

karena buatnya, buat apa berbuat fake dan sok berbuat hal-hal keren kalau ujung-ujungnya berbuat perbuatan yang buat kepala setres...

Kalau ruang menjijikkan itu lengang, dia akan datang dengan ayu, pulang dengan bersih. Bau oli tak akan menguar hebat dari tubuhnya yang rungsing. Kerjaannya hanya nyebar paku di persimpangan, tidak di jalanan. Murin memastikan orang-orang tak tergelincir hujan. Berterima kasihlah orang-orang itu ke bosnya yang budiman!

Sedang malam minggunya akan habis untuk menelusuri patahan ilusi dan garis khayal. Ya, dia gila dan ingin sekali menderita asal tidak di dunia nyata yang membosankan. Menderita harus melawan naga atau makhluk mitologi Yunani, dewa-dewi, pahlawan super, villain eksentrik, kerajaan jahat, robot besar bicara, alien bermuka tampa. Dia gak doyan adu mulut dengan konferensi meja bundar atau kerdil-kerdil sok keras.



Aduh, terlalu banyak gagasan tentang Murin yang kugelontorkan begitu saja. Dia akan mencak-mencak tak keruan di sela-sela susunan otomotif dan bau bensinnya yang bikin mual itu. 

Datang lagi kapan-kapan ya, temani Murin yapping menyeruduk ruas-ruas buku, dan film kesayangannya esok hari.





April, 2026







Komentar

Postingan Populer