Taste Elitism, Weirdest Concept That Ruining Humanity
Read while listen to this song: https://open.spotify.com/intl-id/track/5773KSWFzg9kCc8yazjbSt?si=bc00564d24a34e3c Setiap malam, ruang tunggu di kepala selalu dipenuhi dengungan melodi musik. Terkadang, mulut mereka bersenandung sembari menyumbat telinga dengan untaian penyetel musik berkabel panjang 'warna pucat'. Katanya, fungsi jauh lebih ergonomis, pun tidak perlu mengisi daya terlalu lama. Namun kata mereka yang cinta dengan mode, " Wired headphones can easily level up my outfit. It's an era of alternative ." Di satu sisi, penyetel musik tanpa kabel jadi solusi solutif teruntuk mereka yang enggan dengan keramaian, tapi punya hati lapang untuk luangkan waktu mengisi daya, setidaknya 1-2 kali dalam sehari. " I've always preferred earphone over wired headset. God forbid myself who just want to listen to music while being a hardworker ." Nyatanya itu baru sebagian. Karena di lain waktu, penyetel musik dengan bantalan telinga dipilih jadi bintang...
